Top
Kunjungan
- 8,083 Pengusaha
Menyesatkan Pekerja & Memotivasi Pengusaha
{ Tulisan ini juga dimuat di IndoConsulting }
Ini sebuah cerita yang kudapat dari seorang motivator. Ceritanya tentang kehebatan Napoleon Bonaparte yang tidak pernah kalah dalam perang. Sedemikian hebatnya pasukan Napoleon ini begitu menarik untuk dipelajari.
Lalu apa yang membuat superioritas pasukan Napoleon? Ternyata setiap menyerang suatu pulau, saat mendarat, Napoleon menyuruh pasukannya untuk membakar kapalnya. No way to return. Pasukan harus menang, atau kalah dan mati semua. Atas strategi ini, pasukan jadi sangat termotivasi untuk menang, terutama karena mereka tidak ingin mati. Tidak heran pasukannya selalu menang dalam peperangan.
Konon orang yang sangat sibuk itu bisa dikategorikan sebagai pemalas. Lha kok bisa? Bukannya orang sibuk itu rajin bekerja atau belajar sehingga dia sibuk? Namun ternyata tidak begitu. Karena orang sibuk itu:
1) Terlalu sibuk dengan dunianya (bekerja atau belajar) sehingga tidak dapat menyisihkan waktu untuk hal-hal lain. Jadi untuk hal-hal lain di luar kesibukannya itu, dia bisa disebut sebagai pemalas.
2) Tidak menyediakan waktu untuk memikirkan dan mengembangkan metode bekerja atau belajarnya. Seharusnya jika dia merasa sudah terlalu sibuk dengan pekerjaannya, maka itu berarti ada yg salah. Bisa jadi dia tidak mengembangkan metode bekerja yang efektif & efisien.
Kabar gembira bagi dunia pendidikan karena kini telah hadir layanan yang memudahkan pengelolaan pembayaran uang sekolah/kuliah. Dengan Edu@SmartPay yang didukung oleh lembaga berlisensi BI dan jaringan ATM Prima/bersama (83 bank di Indonesia), banyak manfaat yang bisa dipetik oleh Sekolah/Kampus, Siswa/Mahasiswa dan Orang Tua. Asyiknya adalah karena institusi pendidikan tidak perlu melakukan investasi untuk mengaktifkan layanan ini.
Berikut adalah referensi terkait dengan layanan Edu@SmartPay:
• Sistem Kerja Edu@SmartPay
• Komparasi dgn Sistem Pembayaran Lain
Tingkatkan pelayanan di dunia pendidikan dengan memanfaatkan Edu@SmartPay! Dan menangkan persaingan!
The stats helper monkeys at WordPress.com mulled over how this blog did in 2010, and here’s a high level summary of its overall blog health:

The Blog-Health-o-Meter™ reads Wow.
Moose Animal Sofa adalah salah satu produk dari Aurelia Toys (AT). AT memproduksi banyak produk tetapi kesemuanya adalah untuk export.
Namun kami mendapatkan sejumlah quota untuk menjual salah satu produknya, yaitu Moose Animal Sofa (MAS). MAS adalah sebuah sofa dengan desain menarik, yaitu berbentuk rusa besar. Ukurannya pas untuk putera-puteri Anda. Namun MAS juga dapat dijadikan kado bagi anak-anak kerabat dan sahabat-sahabat Anda.
Anda dapat memesannya di 021 9948 6161 atau 0819 3250 9003.

Artikel ini adalah penulisan ulang dari “Bisnis Berbasis Software-software Open Source” yang saya tulis di OpenSisfo. Semoga bermanfaat.
Peran teknologi informasi (TI) dalam menunjang bisnis rupanya sudah semakin tinggi. Boleh dikata sekarang jarang sekali bisnis yang tidak dikelola dengan TI. Mulai dari bisnis kecil sampai besar. Karena tidak dapat dipungkiri bahwa penggunaan teknologi informasi sangat membantu perusahaan untuk dapat beroperasi dengan lebih efektif dan efisien.
Namun tidak semua perusahaan mampu membeli TI dengan segenap infrastrukturnya. Ada yang berusaha mengadakan, misalnya dengan implementasi secara bertahap atau malah ada yang menggunakan versi ilegal, yaitu dengan menggunakan software-software bajakan. Sebagian yang lain memilih tidak menggunakan TI alias menunda penggunaan TI. Ironisnya sangat banyak perusahaan yang memilih cara ilegal, yaitu dengan menggunakan software-software bajakan.
Mereka berasumsi bahwa pembelian hardware-hardware saja sudah sangat mahal dan tidak rela membeli software yang ternyata lebih mahal namun bentuknya pun tidak nyata. Belum lagi kurangnya pengetahuan tentang lisensi dan legalitas software yang dipakainya. Bukankah software-software tersebut dijual dengan bebas di lapak-lapak? Harganya toh cuma 25,000 s/d 50,000 rupiah per keping CD. Kebanyakan mereka berasumsi bahwa membeli CD tersebut berarti sudah resmi membeli software yang ada di dalamnya.
Hallo pembaca,
Kali ini komik model baru telah terbit, yaitu komik petualangan Anda. Di komik petualangan Anda ini, Anda dapat menentukan sendiri jalan ceritanya dengan memilih apa yang akan dilakukan. Pada penerbitan komik petualangan yang pertama ini, alur ceritanya masih sederhana. Diharapkan ke depannya akan lebih banyak lagi alur cerita yang dapat dipilih dengan ending yang lebih menantang.
Cerita ini sudah lebih dahulu diperkenalkan di blog saya dalam rangka menindaklanjuti tulisan sebelumnya, yaitu “Bisnis Cerita Anda di Internet.”
Semoga dapat menghibur dan menjadi inspirasi. Salam.
~~~
Hari ini adalah hari Senin. Dan Tesio harus segera berangkat ke sekolah karena akan ada upacara pengibaran bendera pagi itu. Seperti halnya teman-temannya yang lain, sebenarnya Tesio tidak terlalu suka dengan upacara ini karena selain harus berangkat lebih pagi, juga karena harus berjemur di lapangan upacara yang panas sekali.
Seperti biasanya, Tesio berangkat ke sekolah dengan berjalan kaki. Kebetulan jarak dari rumah ke sekolah tidak jauh, kira-kira 1 km. Tapi kali ini Tesio harus bergegas supaya tidak terlambat. Karena jika terlambat, maka Tesio akan terkena hukuman hormat kepada bendera selama 2 jam pelajaran.
Beberapa teman bertanya tentang usaha di dunia maya, tepatnya memanfaatkan internet. Sebenarnya usaha di bidang ini sangat banyak ragamnya. Kita bisa saja mengekor pemain lama dan menikmati hasil dari sistem yang telah mapan dan terbukti berhasil. Tetapi dari pada menerapkan sistem ATM (amati, tiru, modifikasi) seperti yang banyak dianjurkan oleh konsultan dan pakar bisnis, saya lebih suka menyarankan sistem KISS (kreatif, inovatif, sistematis untuk sukses). Sebenarnya sistem ini sudah terpikir sejak lama, tetapi belum saya tuangkan karena saya harus membuktikannya. Dan pembuktian kesuksesan sistem ini membutuhkan waktu yang cukup lama. Tetapi ide sistem KISS ini tetap akan saya lempar walau pun belum ada pembuktiannya.
Mendukung sistem KISS, maka kali ini saya mengajak kita semua berpikir kreatif dan inovatif untuk membuka usaha di dunia maya. Kalau bisa jenis usahanya belum pernah dibuat oleh orang lain. Untuk permulaan, saya akan melemparkan ide “bisnis cerita Anda di internet”. Seperti apa sih ide ini? Pokoknya harus kreatif dan inovatif!
Ingin menjadi programmer lepas (freelance)? Ini serius! Saat ini banyak perusahaan yang membutuhkan programmer tetapi tidak ingin merekrutnya sebagai pegawai tetap. Sebenarnya fenomena ini bukan berkembang belakangan ini, tetapi sudah bertahun-tahun yang lalu. Tetapi memang kejadiannya banyak di negara maju. Dan fenomena ini kini sudah merasuk ke Indonesia.
Di negara maju tenaga ahli memang sangat mahal. Hitungannya per jam, bukan per bulan layaknya di Indonesia. Tahun kemarin rata-rata harga per jam programmer senior freelance kurang-lebih US$ 10 per jam. Sedangkan programmer junior antara US$ 5-8 per jam. Coba saja kalikan dengan 40 jam, maka Anda akan mendapatkan angka US$ 400. Ini kurang lebih Rp 3,6 juta jika kursnya Rp 9.000 per dolar. Mengapa saya kalikan dengan 40 jam? Anda yang berprofesi sebagai karyawan pasti tahu maksudnya angka 40 jam ini. Yap betul, ini adalah jam kerja karyawan Indonesia selama 1 minggu.
Artinya adalah bahwa Anda cukup bekerja full-day seminggu untuk mendapatkan honor Rp 3,6 juta. Angka yang besar? Tidak! Ini belum besar. Anda masih bisa memanfaatkan 3-4 minggu sisanya selama sebulan untuk meraup angka yang lebih banyak. Dan angka ini bisa menjadi berlipat kalau Anda dapat bekerja dengan efektif dan efisien. Misalnya jika Anda mendapatkan sebuah proyek membuat program yang jatahnya adalah 100 jam tetapi Anda dapat menyelesaikannya hanya dalam kurun waktu 50 jam, maka Anda tetap akan mendapatkan honor 100 jam. Dan Anda telah menghemat 50 jam dari jam kerja Anda.
Tertarik?
Ingin dapat bantuan usaha sebesar Rp 50 juta? Silakan rebutan di Kementerian Riset dan Teknologi. Soalnya menurut Menteri Riset dan Teknologi Kusmayanto Kadiman, Ristek (dana dari APBN) akan memberikan bantuan usaha sebesar itu untuk UKM (Usaha Kecil Menengah) yang menggunakan software open source dalam proses bisnisnya. Tidak jelas juga sampai sejauh mana prasyarat ini diberlakukan. Apakah semua software-nya harus open source, ataukah bisa campuran? Tapi kriteria berikutnya adalah harus inovatif dan dampaknya besar. Hm… “dampaknya besar.” Apa maksudnya ya?
Yo wis, kalau ada yg minat silakan kirimkan proposal ke Kementerian Ristek. Baca juga beritanya di: “Menristek: Rp 50 Juta untuk UKM Berbasis Open Source”.
Catatan: Ini penulisan ulang dari “Bantuan Usaha 50 Juta.”
Dialog